KPD Atau Ketuban Pecah Dini, Apakah Berbahaya?

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Seperti yang kita ketahui bahwa umumnya ketuban pecah pada saat ibu hamil mengalami kontraksi menjelang persalinan. Namun bagaimana jika ketuban pecah dini? Apakah berbahaya? Saat masa kehamilan, kandungan dikelilngi serta dilindungiĀ  oleh selaput atau membra yang didalamnya berisi cairan yang kita kenal dengan istilah air ketuban yang mana cairan ini akan pecah ketika janin yang ada didalam perut anda siap untuk keluar.

Cairan ketuban ini bisa dikatakan sebagai pelumas lajunya bayi untuk keluar. Sebelum bayi keluar cairan ini akan lebih dahulu keluar dari vagina. Namun, banyak sekali kasus bahwa air ketuban pecah dini yang tentunya hal iniĀ  merupakan kondisi yang cukup serius dan bahaya.

Penyebab Ketuban Pecah Dini

Ketuban pecah dini umumnya akan menyebabnya lahir prematur atau lebih dikenal dengan bayi lahir sebelum waktu yang tepat. Penyebab umum seseorang mengalami ketuban pecah dini atau KPD adalah sebagai berikut :

  1. Disebabkan karena adanya infeksi rahim, infeksi vagina atau infeksi leher rahim.
  2. Disebabkan karena ibu hamil mengalami trauma yang kemungkinan disebabkan karena kecelakaan atau terjatuh.
  3. Disebabkan karena kantung cairan ketuban terlalu melar yang disebabkan karena volume atau jumlah cairan ketuban terlalu banyak atau bisa juga disebabkan karena janin yang ada didalam perut lebih dari satu.
  4. Pernah mengalami hal yang sama pada kehamilan sebelumnya.
  5. Ibu hamil yang menderita penyakit tekanan darah tinggi yang cenderung tidak terkontrol.
  6. Ibu hamil yang mengalami stress dan sering merokok saat proses kehamilan.
  7. Mengalami pendarahan di area vagina.
  8. Pernah menjalani operasi sebelumnya.

Nah, itulah beberapa penyebab ketuban pecah dini. Ketika anda sudah mengetahui tentang penyebab KPD atau ketuban pecah dini selanjutnya agar hal tersebut tidak terjadi tentunya anda perlu mengetahui tentang cara mengatasi atau menghindari resiko terjadinya ketuban pecah dini. Penasaran apa saja? Berikut ulasannya!

Inilah Cara Menghindari Resiko Ketuban Pecah Dini!

Untuk mengatasai ataupun menghindari resiko terjadinya ketuban pecah dini tentunya ada beberapa hal yang perlu ibu hamil lakukan salah satunya adalah selalu menjaga kesehatan tubuhnya. Selain menjaga kesehatan tubuh, terdapat beberapa langkah untuk menghindari resiko ketuban pecah.

  1. Menghindari stress dan juga selalu menghindari guncangan seperti jangan terlalu sering berkendara apalagi jika anda baru saja hamil buah hati pertama tentunya anda belum mengetahui tentang kekuatan rahim anda.
  2. Hindari hubungan suami istri jika anda mulai merasakan gejala-gejala dari ketuban pecah dini.
  3. Usahakan jauhi perokok dan jangan sampai anda juga merokok.
  4. Istirahat yang cukup dan jangan sampai anda terlalu kelelahan.
  5. Rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin C dan makanan yang bernutrisi lainnya.

Itulah beberapa cara menghindari resiko terjadi ketuban pecah dini. Semoga ulasan artikel ini bermanfaat dan menjadi solusi untuk anda!