Cara Mengatasi Sariawan Pada Bayi Dan Kenali Penyebabnya!

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Sariawan pada bayi – Apakah anda pernah mengalami masalah buah hati tidak mau makan atau minum ASI? Sebenarnya kondisi seperti ini tentunya akan cukup sering dialami oleh semua orang yang memiliki buah hati dibawah 1 tahun. Penyebab buah hati anda tidak mau makan biasanya disebabkan karena jenis makanan yang disajikan tidak disukai oleh buah hati anda atau bisa juga disebabkan karena bayi anda mengalami sariawan pada mulutnya.

Sariawan pada bayi sebenarnya cukup sering dialami apalagi untuk bayi yang baru saja diperkenalkan makanan. Untuk mengetahui apakah bayi anda sariawan atau tidak anda bisa mencoba untuk meminta bayi anda untuk membuka mulutnya dan setelah terbuka anda bisa melihat apakah ada bulatan yang berwarna putih ataupun kuning di bagian gusi bayi anda, bagian dalam bibir, atau bagian dalam pipi. Jika bulatan tersebut ada maka dipastikan bayi anda mengalami sariawan.

Jika buah hati anda mengalami sariawan tentunya hal yang perlu anda lakukan sebagai orang tua yaitu mencari tahu bagaimana cara mengatasi sari pada bayi anda karena jika dibiarkan kemungkinan bayi anda akan merasa terganggu, rewel dan yang lebih parahnya lagi dia tidak akan mau makan atau minum susu. Namun, sebelum anda mengetahui tentang cara mengatasi sariawan pada bayi anda alangkah lebih baiknya jika anda mengetahui terlebih dahulu tentang penyebabnya karena biasanya diantara 1 bayi dengan bayi lain yang mengalami sariawan memiliki penyebab yang berbeda.

Lalu, Apa Saja Penyebab Sariawan Pada Bayi?

Sariawan pada bayi umumnya dialami oleh bayi yang berumur 1 tahun kebawah yang tentunya dengan beberapa faktor penyebab yang berbeda. Maka dari itu, berikut beberapa penyebab sariawan pada bayi yang perlu diketahui :

  1. Kekurangan asupan vitamin seperti zinc, B12, dan asam folat.
  2. Faktor keturunan.
  3. Terinfeksi bakteri atau virus.
  4. Terlalu berlebihan mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan asam seperti jeruk.
  5. Alergi terhadap makanan yang dikonsumsi.
  6. Terjadinya trauma pada mulut yang disebabkan karena bayi anda tidak sengaja mengigit bagian dalam bibirnya.

Nah, itulah beberapa penyebab sariawan pada bayi yang perlu diketahui oleh semua orang tua agar anda bisa dengan mudah mengobatinya.

Lalu, Bagaimana Cara Mengatasi Sariawan Pada Bayi?

Walaupun bisa dikatakan sebagai kondisi yang tidak berbahaya dan bisa sembuh dengan sendirinya, tetapi anda sebagai orang tua tentunya akan merasa khawatir ketika buah hati tidak mau makan karena sariawan. Maka dari itu, berikut beberapa cara mengatasi sariawan pada bayi yang bisa anda lakukan :

  1. Mengkompres bagian pipi bayi anda menggunakan es batu dengan tujuan agar sensasi dingin pada es dapat membuat sariawan anda menjadi mati rasa.
  2. Usahakan berilah makanan yang memiliki tekstur lembut dan tidak panas.
  3. Anda bisa membuat larutan tradisional yang terbuat dari air, soda kue dan garam yang kemudian larutan tersebut bisa anda tempelkan pada bagian sariawan bayi menggunakan kapas.

Nah, itulah beberapa cara mengatasi sariawan pada bayi yang wajib untuk diketahui para orang tua. Semoga ulasan artikel ini bermanfaat dan menjadi pengetahuan terbaru untuk anda!