Berbagai Macam Abortus Yang Harus Anda Ketahui

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Apakah anda mengetahui apa itu abortus? Jika tidak, apakah anda asing dengan kata aborsi? Pasti tidak. Namun apakah anda mengetahui penjelasan lebih lanjut apa itu abortus atau aborsi? Dibawah ini akan sedikit membahas tentang apa itu abortus, macam-macam abortus, dan abortus insipiens.

Abortus adalah kondisi pengeluaran janin pada usia kandungan kurang dari dua puluh minggu dan berat badan janin kira-kira kurang dari lima ratus gram, pengeluaran janin sebelum janin keluar dan hidup di luar kandungan.

Terdapat tanda-tanda yang akan terjadi, tanda abortus pada umumnya adalah terjadinya kontraksi, pendarahan dan pelebaran  pada uterus atau rahim, dan penemuan sebagian atau seluruh hasil pembuahan. Mekanisme terjadinya abortus pada kehamilan yaitu karena tipisnya endometrium tempat janin menempel. Oleh karena itu endometrium haruslah tebal.

Berikut Berbagai Macam Abortus Yang Harus Anda Ketahui

Endometrium sangat banyak dipengaruhi oleh hormon progesteron. Ketika hormon progesteron semakin banyak maka semakin tebal pula endometrium dan ketika endometrium semakin tebal maka janin akan dengan sempurna menempel. Maka dari itu semakin tipis hormon progesteron maka dengan besar kemungkinan janin tidak bisa menempel dengan baik. Dan itulah yang menyebabkan terjadinya abortus.

Itulah mekanisme abortus dari awal sampai terjadinya abortus. Abortus memiliki tiga klasifikasi yaitu abortus spontan, abortus buatan, dan abortus terapeutik. Abortus spontan terjadi pada akhir 20 minggu kehamilan dan keberlangsungannya tanpa ada tindak kesengajaan, berbanding terbalik dengan abortus buatan sesuai dengan namanya untuk waktu sama saja dengan abortus spontan yang jadi perbedaannya adalah dari kesengajaannnya, namun berbeda halnya dengan abortus terapeutik, abortus yang satu ini dilakukan dengan indikasi medis.

Banyak penyebabnya yang terjadi pada abortus spontan. Beberapa hal yang menyebabkan abortus spontan yaitu hormon progesteron kurang di dalam tubuh, mempunyai kelainan pada kromosom, terjadinya infeksi, terdapat gangguan endokrin atau hormon, oksidan (perokok aktif ataupun pasif, efek dari alkohol, radiasi, dll).

Terdapat berbagai macam abortus diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Abortus imminens, abortus ini adalah sebuah peringatan atau ancaman akan terjadinya abortus. Hal ini ditandai pada pendarahan lewat vagina, tertutupnya ostium uteri dan masih baiknya hasil konsepsi di dalam kandungan.
  • Abortus insipiens, abortus ini merupakan abortus yang sedang sedang mengancam hal ini dengan ditandainya serviks yang telah mendatar, membukanya ostium uteri, tapi hasil konsepsi masih terdapat pada kavum uteri dan masih dalam proses pengeluaran.
  • Abortus inkompletus, yaitu peristiwa pengeluaran sebagian dari konsepsi pada waktu sebelum dua puluh minggu usia kehamilan dan berat janin kira-kira kurang dari lima ratus gram.
  • Abortus kompletus merupakan peristiwa pengeluaran secara lengkap semua jaringan dari hasil konsepsi pada saat usia kehamilan sebelum dua puluh minggu usia kehamilan dan berat janin kurang dari lima ratus gram.

Itulah beberapa informasi tentang abortus dan macam-macam abortus. Semoga informasi ini bermanfaat.