Apa Itu Plasenta Previa Dan Bagaimana Gejalanya?

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Pada masa kehamilan, rahim wanita hamil akan mengalami perkembangan yang cukup bertahap dan ibu hamil juga akan mengalami plasenta normal yang mana kondisi normal ini terjadi jika plasenta melebar pada arah atas dan lama kelamaan akan menjauhi leher rahim wanita hamil. Namun, jika plasenta tersebut tetap berada dibawah rahim kemungkinan plasenta tersebut akan menutupi seluruh jalannya lahir janin yang ada didalam perut, kondisi seperti ini bisa disebut dengan plasenta previa yang mana ketika kondisi ini terjadi ibu hamil akan mengalami beberapa gejala. Penasaran apa saja gejalanya? Berikut ulasannya!

Inilah Gejala-Gejala Plasenta Previa

Umumnya plasenta previa merupakan salah satu kondisi langka yang jarang sekali ditemui oleh wanita hamil. Akan tetapi, karena kelangkaannya tersebut kondisi ini cukup memiliki resiko yang tentunya perlu diwaspadai dan diperhatikan oleh wanita hamil. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan kondisi ini akan mengancam dan membahayakan kesehatan dan bahkan jiwa ibu dan janin yang ada didalam perut.

Gejala umumnya yang sering dialami oleh beberapa wanita hamil yang menderita plasenta previa yaitu terjadinya pendarahan namun ibu hamil tersebut tidak merasakan sakit dan biasanya pendaraha ini akan terjadi pada 3 bulan terakhir masa kehamilan berlangsung dan umumnya pendarahan ini keluar dengan frekuensi ringan atau bahkan frekuensi yang lumayan parah untuk cara mengatasinya sebenarnya pendarahan ini akan berhenti dengan sendirinya namun jika anda mengalami pendarahan terus menerus usahakan segeralah periksa ke dokter kandungan untuk ditangani lebih lanjut.

Selain, timbulnya pendarahan gejala plasenta previa yang akan dirasakan oleh wanita hamil yaitu terasa nyeri pada bagian punggungnya dan rasa nyeri juga pada perut bawah. Sebaiknya jika ibu hamil mengalami gejala demikian alangkah baiknya jika wanita hamil tersebut mengurangi aktivitasnya agar tidak mengalami kelelahan yang berlebihan.

Lalu, Siapa Saja Yang Beresiko Terkena Plasenta Previa Itu?

Sebenarnya penyebab dari plasenta previa belum diketahui dengan jelas akan tetapi terdapat beberapa faktor lain yang menyebabkan seorang wanita hamil mengalami plasenta previa. Berikut beberapa faktor yang resiko seseorang mengalami plasenta previa :

  1. Wanita hamil yang pernah mengalami plasenta previa sebelum masa kehamilan sekarang.
  2. Wanita hamil yang suka merokok.
  3. Wanita hamil yang berusia lebih dari 35 tahun.
  4. Wanita hamil yang sebelumnya pernah mengalami keguguran dan melakukan operasi kuret.
  5. Wanita hamil yang pernah menjalani proses operasi pada rahimnya.
  6. Wanita hamil yang pernah menggunakan kokain.

Nah, itulah beberapa gejala dan orang yang beresiko terkena plasenta previa. Sebaiknya jika hal ini tidak ingin anda alami saat masa kehamilan usahakan rutinlah memeriksa kondisi kehamilan anda pada dokter kandungan yang anda percaya.